New Normal ! Tak perlu nyinyir ..

BERDAMAI BUKAN MENYERAH

Berdamai dengan corona tidak berarti “menyerah”. Itu bahasa satir untuk menjaga spirit masyarakat dalam menghadapi covid. Karena belum ada kepastian sampai kapan covid berakhr. Kapan berakhirnya, ya sampai vaksin diketemukan. Belum cukup ! Selanjutnya, turun himbauan pantang menyerah. Kesemuanya memiliki satu tujuan, bahwa di depan mata telah hadir tantangan baru, yaitu perubahan perilaku “THE NEW NORMAL”.

FAKTA DITENGAH MASYARAKAT

Pertama, sesungguhnya masyarakat terbiasa hidup ditengah-tengah H1N1, DB, malaria, SARS, MERS dll. Sikap kewaspadaan tidak diekspresikan dengan kepanikan. Toh bisa. (Ingat ! Kepanikan adalah separuh penyakit dan ketenangan adalah separuh kesembuhan).

Kedua, hampir semua negara mengambil keputusan pelonggaran / relaksasi Lockdown. Apapun istilahnya tidak sedikit negara yang menyesal mengambil kebijakan lockdown. Mengapa demikian, karena kalo toh dapat menurunkan angka kasus covid positif, tetapi sampai kapan ? Kenyataannya akan diikuti gelombang kedua, ketiga, keempat dst. Ada kabar baru “Telah ditemukan kasus baru di wilayah Cina”. Hasilnya tidak pasti, sebaliknya dampak atas lockdown itu pasti. Dampak di depan mata PHK, kelaparan, kebangkrutan, kejahatan, penjarahan, pembantaian dst.

Ketiga, efektifitas semilockdown “PSBB” tidak konsisten. Kasus domestik, Prov. Bali “tanpa PSBB” dianggap berhasil dengan tingkat penyembuhan 60% lebih diatas rata2 dunia. Sebaliknya DKI sebagai provinsi pertama menetapkan PSBB di RI mengukuhkan sebagai provinsi “no 1” memiliki kasus positif covid tertinggi di RI. Mengapa DKI pantas dibandingan dengan Bali ? Alasannya (1) karena sama sebagai wilayah yg terbuka dengan dunia internasional. (2) kebijakan dan gaya Gubernur yg kontras.

SIMPULAN

Seringkali kita terbuai oleh khayalan daripada hakiki. Terbius oleh permainan pemimpin sekedar “data” tanpa pernah “turba”. Akibatnya, jempol diatas smartphone kita sering menari digenderang kebencian terhadap pemimpin sesungguhnya. Tanpa sadar menimbulkan kegaduhan dan kepanikan yang kontraproduktif terhadap upaya bersama menghentikan pendemi covid-19.

Yuk, kembali ke rumah kita..

???

Leave a Comment